4 Makanan yang Justru Membuat Anda Bertambah Lapar

4 Makanan yang Justru Membuat Anda Bertambah Lapar

Ketika lapar, insting manusia adalah makan agar lapar hilang dan tergantikan dengan perut yang kenyang. Tapi ada beberapa jenis makanan yang justru membuat perut bertambah lapar. Efek mengenyangkan dari makanan ini hanya sebentar dan perut justru akan semakin lapar begitu efeknya hilang.

Hal itu karena makanan-makanan ini tidak memiliki kandungan serat, lemak dan protein yang cukup. Sehingga makanan lebih cepat diproses tubuh, energi lebih cepat dilepas dan rasa lapar pun kembali mendera.

“Lemak, serat, dan protein membantu mengenyangkan. Jadi makanan tanpa komponen-komponen itu akan membuat Anda ingin segera makan lagi,” jelas Alex Caspero, R.D.

Menurut Alex, ini beberapa makanan yang justru membuat Anda bertambah lapar seperti dikutip dari Women’s Health:

1. Jus Buah
Foto: iStock

Jus buah segar dan alami memang mengandung banyak vitamin, mineral dan serat. Tapi buah tidak memiliki protein atau lemak yang berfungsi memperlambat proses pencernaan. Ditambah lagi ketika sudah dibuat menjadi jus, serat pada buah umumnya berkurang banyak sehingga efek mengenyangkannya tidak terlalu besar seperti hal nya mengonsumsi buah dalam bentuk utuh.

“Tanpa adanya serat yang cukup, jus buah bisa membuat Anda merasa tidak makan apa-apa,” kata pakar diet Jess Cording, R.D.

Ketimbang jus buah, lebih baik memilih smoothies jika Anda ingin kenyang lebih lama. Campurkan jus buah dengan yoghurt atau susu, juga oatmeal.

2. Putih Telur
Foto: Getty Images

Putih telur sering kali dianggap sebagai makanan sehat dan bermanfaat untuk diet penurunan berat badan. Memang benar, dalam sebutir putih telur terkandung tiga sampai empat gram protein yang secara teknis bisa membuat kenyang. Tapi hanya makan putih telur akan membuat Anda cepat lapar karena tidak mengandung lemak dan kalorinya juga rendah.

Nutritionist Isabel Smith, R.D. menyarankan untuk mengonsumsi telur secara utuh. Artinya, makan putih dan juga kuning telurnya.

“Kuning telur mengandung nutrisi sehat, seperti lutein untuk mata yang sehat, juga protein dan lemak sehat yang akan membuat hidangan makan Anda lebih bermanfaat,” kata Isabel.

Sebagai tambahan lemak sehat, Anda bisa membuat salad sayuran dengan dressing minyak zaitun dan telur di atasnya. Bisa juga membuat omelet dengan campuran daging asap, susu dan cacahan sayuran.

3. Susu Rendah Lemak
Foto: iStock

Susu rendah lemak sering dijadikan alternatif pengganti susu full cream bagi mereka yang ingin berdiet. Namun tidak banyak yang tahu kalau susu rendah lemak bisa saja membuat Anda jadi ingin makan lebih banyak. Susu rendah lemak tidak memiliki efek mengenyangkan seperti susu full cream, bahkan membuat Anda cepat lapar.

“Karena tidak ada lemak untuk memperlambat pengolahan gula laktosa yang secara alami ada di dalam susu, susu rendah lemak diproses dan terbakar cepat,” kata Jess Cording, R.D.

Jika dikonsumsi secara tepat, susu full cream sebenarnya cukup bersahabat bagi mereka yang sedang diet untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi menunjukkan orang yang minum susu full cream cenderung lebih banyak menurunkan berat badan dan risiko diabetes pun berkurang.

“Susu bisa membuat tubuh ramping bahkan yang full cream sekalipun. Kalau Anda aktif secara fisik, protein di dalam susu bisa bakar lemak dalam tubuh,” tutur Pakar nutrisi Emilia Achmadi, M.S., R.D.

4. Acar
Foto: iStock

Acar, kimchi, dan makanan hasil fermentasi lainnya mengandung prebiotik yang baik bagi kesehatan pencernaan. Tapi acar dan kimchi juga tinggi garam. Konsumsi sodium berlebihan akan membuat Anda cepat haus, dan rasa haus sering kali disalahartikan sebagai lapar sehingga Anda akan mengatasinya dengan makan lebih banyak. Jika hobi makan acar dan kimchi, sebaiknya imbangi dengan minum air putih yang cukup.