Mengenal Cushion, Inovasi Foundation Praktis dengan Hasil Natural

Mengenal Cushion, Inovasi Foundation Praktis dengan Hasil Natural

Cushion menjadi salah satu kosmetik wajib punya para wanita aktif yang ingin selalu cantik namun praktis dalam berdandan. Apalagi, foundation dalam spons ini juga sering hadir dengan kandungan perawatan wajah.

Pertamakali rilis pada tahun 2008, cushion sudah mengalami berbagai inovasi hingga berevolusi menjadi sebuah produk global seperti sekarang. Berbagai hal mengenai produk ini dijelaskan dalam acara Cushion: Unpacked yang diselenggarakan perusahaan kosmetik Korea pelopor cushion, Amorepacific, Kamis, (17/11/2016) di Rasa Sayang Hotel Shangri La, Penang, Malaysia.

Mengenal Cushion, Inovasi Foundation Praktis dengan Hasil Natural

Dok. Laneige

Cushion merupakan solusi dari masalah perawatan kulit sekaligus makeup yang dialami para wanita Korea di pertengahan tahun 2000. Kala itu, kesadaran untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari meningkat sehingga sunscreen sangat dibutuhkan. Namun kebanyakan dari mereka punya kehidupan sibuk sehingga tidak punya banyak waktu untuk terlalu lama berdandan. Cushion pun dihadirkan dan disesuaikan dengan tren riasa ketika itu, yakni liquid makeup dan riasan natural.

Mengenal Cushion, Inovasi Foundation Praktis dengan Hasil NaturalFoto: Rahmi Anjani

“Banyak wanita bekerja yang membutuhkan produk multifungsi. Mereka menginginkan makeup multifungsi yang mudah untuk touch up dan hasilnya natural. Kami menganalisa, secara tidak sengaja terinspirasi makeup cair dalam spons. Makeup cair yang tidak mudah tumpah pun menjadi sebuah konsep baru,” kata Choi Kyungho yang merupakan salah satu orang pengembang Cushion.

Menggabungkan formula alas bedak yang berkualitas ke dalam sebuah spons tentu tidak mudah. Kyungho mengatakan jika perlu inovasi dari berbagai aspek untuk menciptakannya. Apalagi item tersebut ingin dibuat dengan desain yang langsing dan mudah dibawa. Para peneliti bahkan menganalisa ukuran rata-rata tempat makeup dalam tas wanita agar benar-benar nyaman. Setelah itu, diluncurkanlah Air Cushion Sunblock keluaran IOPE.

Pada awalnya, cushion sempat mendapat respon positif dari para pelanggan internal. Namun setelah diluncurkan, cushion sempat mengalami beberapa tantangan. Sejumlah orang yang belum familiar mengatakan item tersebut tampak tak higienis bahkan seperti mainan. Kemudian cushion pun dibuat kembali dengan pertimbangan komentar-komentar sebelumnya. Salah satu dengan mengembangkan spons agar cairan menyerap sempurna.

“Ada kesulitan untuk menghadirkan formula makeup yang bagus tapi juga bisa bisa mengalir dengan baik. Masalahnya, minyak dan air bisa terpisah. Stabilisasi jadi masalahnya tapi ada teknologi spons terbaru yang memperangkap cairan” kata Kyungho.

Untuk mengatasi masalah kurangnya pengenalan cushion, produk tersebut dihadirkan daam program home shopping. Hal tersebut dimaksudkan agar para pelanggan bisa melihat cara pemakaian dan hasil secara langsung. Alhasil, alas bedak praktis itu pun langsung menjadi populer hingga sekarang. Saat ini, cushion sudah mengalami banyak evolusi bahkan diadaptasi berbagai merek Korea dan non-Korea. Konsep cushion rencananya akan diterapkan pada eyeliner dan blusher.

“Sejak rilis pertamakali, cushion sudah berevolusi dengan proteksi UV yang lebih baik, lebih tahan lama, mengontrol pori, dan ukuran lebih tipis. Terima kasih pada penelitian, item ini selalu paling laris dan digunakan 95% wanita Korea. Kami juga bangga bisa mengurangi waktu makeup wanita modern dari 13 menit menjadi tujuh menit,” tutur ahli R&D tersebut.